Minggu, 24 Februari 2013

Membuat APEL (Apple)

Membuat APEL (Apple)

Publish: 18 Desember 2012 | Author & Copyright: Ervyn | Status: FREE Tutorial Coreldraw

Okay…. Sudah lama sekali sepertinya saya tidak menulis di sini (ilmugrafis.com), sepertinya saya juga jarang menampakkan diri di Ilmu Grafis Fans Page. Baiklah, Pada materi belajar Corel kali ini saya mencoba untuk memberikan sedikit pengetahuan tentang penggunaan Mesh Fill Tool dan Interactive Blend Tool dengan menggunakan proses pembuatan gambar Apel sebagai buah percobaan

Here we go…

1. Tentunya Corel telah terbuka dan new document telah terbuat, lalu buatlah objek seperti gambar di bawah ini.
object apel
Warnai dengan Interactive Fill Tool, merah dan merah hati, kalaupun mau warna hijau ya warnailah hijau muda dan hijau tua, karena di sini saya menggunakan warna merah jadi saya akan terus menggunakan warna merah ini.

2. Ok, setidaknya kita sudah memiliki apel yang lumayanlah, kemudian buatlah object seperti di bawah ini :
draft apel
Untuk memberikan kesan bahwa itu melengkung, hahaha… Lalu warnai objek tersebut dengan menggunakan merah muda sekali, clik dan tahan pada Color Palette warna maka akan keluar New Pallete Windows seperti gambar di bawah ini.

New Pallete Windows
Pilih yang paling muda. Kemudian dengan menggunakan Interactive Tranperancy Tool, transparansikan bagian atas objec tadi seperti pada gambar di bawah ini.

Interactive Tranperancy Tool

3. Setelah langkah di atas, copy objec apel kemudian warnai merah tua banget atau agar lebih mudah, warnai saja hitam.
copy objec apel
Kemudian klik Interactive Transperancy Tool, ubah Transperancy Type ke Radial


Kemudian klik pada Icon Edit Transperancy yang berada di sebelah kiri Transperancy Type tadi, setelah di klik tentunya akan muncul jendela baru seperti gambar di bawah ini
Edit Transperancy
Kemudian klik pada Icon Edit Transperancy yang berada di sebelah kiri Transperancy Type tadi, setelah di klik tentunya akan muncul jendela baru seperti gambar di bawah ini :

Pilih Custom seperti yang saya lingkari merah pada gambar di atas, lalu klik dua kali pada Fountain preview untuk membuat node seperti yang saya lingkari biru pada gambar di atas, lalu kembali ke objek, ubah posisi Transperancynya seperti pada gambar di bawah ini


Kemudian centerkan pada objek apel sebelumnya.


4. Selesai? Belum ladies and gentleman…. Masih terlalu jauh untuk berhenti… Sekarang buatlah dua objek oval seperti pada gambar di bawah ini.

Besar kecil seperti gambar di atas, letakkan sama persis seperti gambar di atas, warnai oval besar dengan warna yang sama dengan warna apel, merah. Warnai objek oval kecil dengan merah tua, setua-tuanya. Lalu klik Interactive Blend Tool


Kemuadian klik Objek Oval Kecil lalu tarik sampai snap ke objek oval besar, jika benar, maka jadinya akan seperti gambar di bawah ini.

Lalu letakkan objek yang telah kita blend ini di atas apel, seperti pada gambar di bawah ini.


5. Kemudian kita akan membuat rantingnya. Buatlah objek seperti gambar di bawah ini.

Dengan menggunakan Bezier Tool atau FreeHand Tool, tergantung kebiasaan saja. Lalu warnai Merah Tua seperti warna Objek Oval Kecil tadi sehingga terlihat seperti tidak berpotongan atau menyatu.


Seleksi objek tersebut lalu klik Mesh Fill Tool
Mesh Fill Tool
Maka akan terjadi perubahan pada objek tersebut seperti pada gambar di bawah ini.


Lalu seleksi node-node yang berada di kiri objek, lalu berilah warna lebih sedikit terang.


6. Okeee… Sebenarnya sudah jadi APEL seperti ini.
buah apel
Jika ingin menambahkan daun, bisa membuat daun lalu gunakan Mesh Fill Tool untuk mewarnainya

Mungkin memang kurang jelas, tapi di sini saya menekankan fungsi dari tool-tool yang digunakan di tutorial ini. Berikut hasil jadi dari saya
buah apple
Demikian proses pembuatan Apple. Sekedar iseng di tengah-tengah pekerjaan, hehe… Terima kasih dan semoga bermanfaat.
Sumber :
ILMUGRAFIS.COM

Desain Kartu Nama Simpel nan Keren


Desain Kartu Nama Simpel nan Keren

Publish: 11 Februari 2008 | Author & Copyright: Irvan | Status: FREE tutorial

Kali ini penulis ingin berbagi tips untuk membuat desain kartu nama simpel tapi mempunya nilai tinggi…*_-

Kartu nama VIP Belajar Desain Grafis Indonesia by Irvan F

Menarik bukan? Begini Langkah-langkahnya:

1. BukaCoreldraw - New - Buatlah kotak menggunakan Rectangle Tool dengan ukuran 9 x 5,5 cm (salah satu ukuran standart kartu nama)

Kotak dengan ukuran 9 cm x 5,5 cm

2. Klik pada objek kotak menggunakan Pen Tool kemudian perhatikan properti bar diatas,Pada propertis Corner Roundness ganti 0 menjadi 5 yang bertujuan agar sisi pojok pada kotak agar lebih melengkung…

Properties Pen Tool

3. Klik Fill Tool - Pilih Fountain Fill Dialog (menberikan warna gradient pada objek)

Setelah itu Muncul Panel seperti berikut:

Pengaturan Fountain Fill

Ganti beberapa propertis yang diberi tanda diatas :
- Type : Gradient
- Angle : -90
- From : Blue
- To : Cyan
- Tekan tombol OK

4. Butlah persegi panjang (kotak dengan garis kuning) dengan menggunakan BEZIER TOOL, Sehingga membentuk objek seperti gambar dibawah ini:


5. Klil Pada SHAPE TOOL kemudian Blok Objek (1) > KLIK KANAN – TO CURVE (agar garis tersebut dapat dilengkungkan)


6. Tarik Garis Lurus tersebut hingga melengkung sesuai dengan keinginan anda

Beri warna pada objek tersebut sesuai keingginan anda kemudian...

7. Pilih INTERACTIVE TRANSPARENCY TOOL untuk memberikan efek transparan pada objek (1)


8. Klik pada Objek 1 kemudian Tarik Garis hingga membentuk transparansi objek seperti dibawah ini:


9. Kemudian buat 2 garis Lurus menggunakan BEZIER TOOL seperti gambar dibawah dan ulang efek seperti langkah di atas..


10. Terakhir tambahkan Teks sesuai dengan apa yang ingin anda isikan dalam kartu nama tersebut..hingga menjadi kartu nama yang simpel tp bermutu..

Ini adalah salah satu contoh, namun Anda bisa berimprovisasi sendiri:
kartu nama
VIP Belajar Desain Grafis Indonesia

SEMOGA BERMANFAAT

Publish: 11 Februari 2008 | Author & Copyright: Irvan | Status: FREE tutorial

Sumber :

ILMU GRAFIS

MEMBUAT LOGO DENGAN CORELDRAW


Membuat Logo FLASHDISTRO

Publish: 12 Maret 2008 | Author & Copyright: Irvan | Status: FREE tutorial

Logo ini saya dapatkan dari P.de GOOGLE..ketika saya sedang iseng-iseng cari info tentang flash.. saya sangat tertarik sekali dengan desainnya FLASHDISTRO yang simpel dan menarik..OK sekarang kita akan mencoba membuatnya...

Langkah - Langkahnya:
1. Buatlah sebuah lingkaran dengan ELLIPSE TOOL (F7)

Diameter : 5 cm
Tekan F12 untuk mengatur warna dan ketebalan garis

Color : Black
Width : 15,0 pt (ketebalan garis)

2. Gandakan lingkaran tersebut sebanyak 3x --> tidak perlu copy paster karena corel memberi kita kemudahan dengan anda cukup menekan tombol [+] pada keyboard

Klik pada lingkaran 1 : tekan ( +) kemudian ganti diameter menjadi 3 cm
Klik pada lingkaran 2 : tekan ( + ) kemudian ganti diameter menjadi 1 cm dan beri warna hitam
Setelah terbentuk seperti objek diatas tekan CTRL+A (Gunanya untuk Select All yaitu menyeleksi semua obyek) kemudian CTRL+G (Gunanya untuk Grouping yaitu menggabungkan obyek sehingga menjadi kesatuan)

3. Buatlah sebuah kotak dengan RECTANGLE TOOL (ukuran : 6 x 3 cm)untuk memotong 3 lingkaran diatas agar menjadi setengah lingkaran

pastikan kotak yang anda buat sama seperti gambar diatas.

4. Takan CTRL+A Kemudian
Klik Menu ARRANGE > SHAPING > BACK MINUS FRONT


5. Buat teks FLASHDISTRO menggunakan TEXT TOOL
Font : ARIAL BLACK Style : Italic Size : 43

  • Blok teks FLASH : Klik warna ORANGE pada Color Palette
  • Blok teks DISTRO : Klik warna PUTIH pada Color Palette
  • KLIK KANAN warna HITAM pada Color Palette tujuannya untuk memberi outline pada teks
  • Tekan F12 untuk mengatur warna dan ketebalan garis

Color : Black
Width : 5,0 pt (ketebalan garis)
Centang kotak CheckBox Behind Fill
  • Atur jarak antar karakter agar lebih rapat
    Tekan CTRL+T

Spacing Character : -30

6. Atur posisi lingkaran dan teks agar terlihat bagus


7. Klik pada BEZIER TOOL > Buatlah bentuk objek seperti gambar di bawah

Tekan F12 untuk mengatur warna dan ketebalan garis
Color : Black
Width : 2,0 pt
Klik warna ORANGE pada Color Palette

8. Atur posisi objek sehingga membentuk sebuah logo yang menarik…
Hasilnya:

FLASH DISTRO Bikinan Anda
Semoga bermanfaat

Sumber :
ILMUGRAFIS

Tutorial CorelDraw


Toolbox Coreldraw dan Fungsinya

Publish: 18 September 2011 | Author & Copyright: Johan | Status: FREE tutorial

Pada toolbox terdapat berbagai peralatan untuk menggambar atau membuat desain. Letak Toolbox Coreldraw bisa anda lihat di Layout Coreldraw Ikon-ikon yang tampil hanyalah sebagian dari yang ada. Dengan banyaknya icon di toolbox kita tentu bertanya - tanya, apa sih fungsi tool - tool ini, bagi yang penasaran marilah baca penjelasan tentang fungsi toolbox Corel berikut ini
proprietary by ilmugrafis.com
Untuk melihat ikon-ikon yang tersembunyi, klik pada ikon dengan durasi waktu yang agak lama, maka akan tampil ikon-ikon yang tersembunyi. Berikut ini tampilan ikon Toolbox dan penjelasannya:

toolbox coreldraw

1. Pick Tool = Untuk menyeleksi, mengubah ukuran, dan juga memutar arah objek gambar.
2. Shape Edit
a) Shape : Menyunting bentuk objek gambar.
b) Smudge Brush : Mengubah / mendistorsi keseluruhan gambar dengan menarik garis tepinya.
c) Roughen Brush : Mengubah / mendistorsi keseluruhan outline bentuk gambar dengan menarik garis tepinya.
d) Free Transform Tools : Mengubah objek gambar menggunakan rotasi(pemutaran posisi) bebas, rotasi sudut, mengubah ukuran dan, dan juga memiringkan bentuk gambar.
3. Crop Tool
a) Crop : Menghilangkan bagian yang tidak diinginkan dalam objek.
b) Knife : Mengubah / mendistorsi keseluruhan gambar dengan menarik garis tepinya.
c) Erase : Menghapus area dalam gambar.
d) Virtual Segment Delete : Menghapus suatu bagian objek yang berada dalam persinggungan(interseksi).
4. Zoom
a) Zoom : Mengubah perbesaran gambar dalam jendela gambar.
b) Hand : Mengatur bagian gambar yang tampil di dalam jendela gambar.
5. Curve
a) Freehand : Menggambar segmen atau kurva dalam bentuk garis tunggal.
b) Bezier : Menggambar kurva dalam bentuk garis tunggal per titik (node).
c) Artistic Media Tool : Memunculkan fungsi pembuat bentuk(pena), seperti brush(efek kuas dengan pola pulasan tertentu), Sprayer(efek cat semprot), Calligraphic(efek pena kaligrafi), dan Pressure(efek pena teknik yang akan membentuk garis tepi tanpa lengkung).
d) Pen : Menggambar kurva dalam sebuah segmen pertitik(node).
e) Polyline : Menggambar garis dan kurva dalam modus preview.
f) 3 Point Curve : Menggambar kurva dengan menentukan titik awal dan akhir, lalu titik pusat kurva.
g) Interactive Connector : Menggabungkan dua objek dengan sebuah garis.
h) Dimension : Menggambar garis secara vertical, horizontal, bersudut, dan miring.
6. Smart Tools
a) Smart Fill : Untuk menciptakan objek dari sebuah area lalu mengisikannya dengan warna atau tekstur.
b) Smart Drawing : Untuk mengubah coretan pointer yang anda gambar ke bentuk dasar atau bentuk yang wujudnya lebih halus.
7. Rectangle
a) Rectangle : Untuk membentuk segi dan kotak.
b) 3 Point Rectangle : Untuk membentuk segi dan kotak dengan menyusunnya per titik.
8. Ellipse
a) Ellipse : Untuk menggambar elips dengan lingkaran.
b) Hand : Mengatur bagian gambar yang tampil di dalam jendela gambar.
9. Object
a) Polygon : Untuk membentuk polygon dan bintang secara simetris.
b) Star : Untuk membentuk bintang.
c) Complex Star : Untuk membentuk bintang dengan bentuk yang lebih kompleks dengan persinggungan sudut.
d) Graph Paper : Untuk membentuk serupa tabel atau susunan kotak-kotak seperti pada kertas gambar teknik.
e) Spiral : Untuk membentuk spiral(per) secara simetris dan logaritmis.
10. Perfect Shapes
a) Basic Shapes : Menyediakan aneka bentuk jadi seperti segidelapan, smiley face, hingga segitiga.
b) Arrow Shapes : Untuk memudahkan menggambar bentuk tanda panah dengan aneka variasi bentuk, arah, dan jumlah kepala panah.
c) Flowchart Shapes : Untuk memudahkan menggambar bentuk flowchart(bagan).
d) Banner Shapes : Untuk memudahkan menggambar bentuk pita dan symbol ledakan.
e) Callout : Untuk memudahkan menggambar bentuk balon bicara dan label.
11. Text Tool = Untuk membuat teks langsung di area gambar baik yang berfungsi sebagai teks artistic
maupun keterangan.
12. Interactive Tools
a) Interactive Blend : Untuk membentuk segi dan kotak
b) Interactive Contour : Untuk membentuk segi dan kotak dengan menyusunnya per tit
c) Interactive Distortion : Untuk mendistorsi objek secara push/pull, zipper, dan twister.
d) Interactive Drop Shadow : Untuk menyisipkan bayangan ke dalam objek.
e) Interactive Envelope : Untuk mengubah bentuk objek dengan menarik titik(node) pada outline.
f) Interactive Extrude : Untuk membentuk ilusi kedalaman pada objek.
g) Interactive Transparency : Untuk menyisipkan efek transparan pada objek.
13. Eyedropper
a) Eyedropper : Untuk menyeleksi dan menyalin property yang terkait dari sebuah objek, seperti warna(isi dalam objek), garis, ketebalan garis, ukuran, dan efek.
b) Paintbucket : Untuk menerapkan property yang terkait dari sebuah objek, seperti warna(isi dalam objek), garis, ketebalan garis, ukuran, dan efek; yang diambil lewat eyedropper tool, ke objek lainnya.
14. Outline
a) Outline Pen Dialog : Untuk mengakses boks dialog outline pen.
b) Outline Color Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengaturan warna outline.
c) No Outline : Untuk menghilangkan outline dari sebuah objek.
d) ½ Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis ½ point.
e) 1 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 1 point.
f) 2 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 2 point.
g) 8 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 8 point.
h) 16 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 16 point.
i) 24 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 24 point.
j) Color Docker Window : Untuk membuka docker untuk pengaturan warna dan outline objek.
15. Fill Tools
a) Fill Color Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengaturan cat(pengisi bagian dalam objek) dari sebuah objek.
b) Fountain Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi warna dan gradasi ke dalam objek.
c) Pattern Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi pola ke dalam objek.
d) Texture Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi tekstur ke dalam objek.
e) Post Script Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi gambar post-script ke dalam objek.
f) No Dialog : Untuk menghilangkan unsur pengisi dari sebuah objek.
g) Color Docker Window : Untuk membuka docker untuk pengaturan warna dan outline objek.
16. Interactive Fill
a) Interactive Fill : Untuk mengisi aneka fill(pengisi objek) ke dalam sebuah objek.
b) Interactive Mesh : Untuk menerapkan garis-garis jejaring pada objek. semoga bermanfaat
Demikian penjelasan mengenai kegunaan dan fungsi Toolbox Coreldraw, untuk lebih jelasnya dapat anda coba - coba sendiri dengan mempraktekkan tutorial - tutorial yang ada di ILMUGRAFIS ini. Untuk mempercepat kerja anda juga bisa belajar menghafal shortcut coreldraw yang dapat anda pelajari di Kumpulan Shortcut Corel.

Jangan lupa jika ingin mengambil materi ini harap membaca Term Of Use
Tetap disini dan nantikan tips - tips dan Tutorial Corel berikutnya di Ilmu Grafis
Terima kasih, semoga bermanfaat


Sumber :
http://www.ilmugrafis.com/coreldraw_dasar.php?page=toolbox-corel-dan-fungsinya